Login user

Navigasi

Komentar Terbaru

Sesuatu yang Beruntun

aabb's picture

Hari sabtu kemarin pada sekitar pukul 18:45 saya naik busway dari shelter dekat glodok.

Tujuan saya adalah kampung melayu. Berhubung di antrian di harmoni sangat padat, saya bermaksud transit di Dukuh Atas.

Saya mengalami kejadian berikut :
1. Informasi di Busway tidak akurat. Berhubung saya tidak rutin menggunakan busway maka saya tidak hafal dengan shelter yang ada.
2. Dengan informasi dari speaker bus yang salah ditambah dengan tidak adanya informasi dari kondektur(?) pada saat di dukuh atas maka saya kehilangan orientasi. Saya turun saat informasi bus mengatakan sekarang bus sedang di dukuh atas. Pada saat saya bertanya kepada kondektur tersebut ia hanya bisa bengong.
3. Berhubung saya sedang dalam keadaan terburu-buru saya langsung turun di stasiun tersebut. Dengan harapan saya akan naik tangga untuk transit (orientasi saya saat itu saya berada di dukuh atas). Saat saya menuju ke tangga (untuk transit) Saya baru mulai menyadari ada yang aneh setelah saya melewati batas keluar. (Belakangan ternyata shelter tersebut adalah Setiabudi)
4. Setelah saya sadar bahwa saya telah berada di shelter yang salah dan telah keluar dari batas. saya langsung menghubungi petugas yang sedang dalam posisi santai (seperti tidak sedang bekerja). Dia menjawab dengan tetap santainya dimana Saya diharuskan membeli karcis baru untuk masuk kembali.
5. Dalam keadaan kehilangan orientasi (selain tidak biasa dengan daerah sudirman). Saya naik ke arah semanggi yang berarti menjauh dari dukuh atas. Petugas yang bersangkutan sama sekali tidak memberitahukan keadaan tersebut. Ia tetap dalam posisi nyantai / seolah menggangur.
6. Pada shelter selanjutnya petugas di busway memberi tahu bahwa saya salah arah. Saya turun di shelter selanjutnya pindah ke arah sebaliknya.
7. Di busway arah ke kota saya bertanya kepada petugas tolong diberitahu bila sudah di dukuh atas. Petugas tersebut menjawab nanti juga ada pemberitahuan dari speaker di busway. (lha saya nyasar karena mengandalkan speaker dan petugas yang ternyata tidak bisa diandalkan).

Semoga next time busway menjadi lebih baik.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

Captcha
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.