

Dear all....para2 user n
Setiap hari saya menggunakan TransJ tuk pergi & pulang kantor di daerah gatsu (turun di selter kuningan timur), saya naik koridor 4 (pulogadung-Dkh Atas) trus nyambung koridor 6 (halimun-ragunan). Biasanya saya selalu transit di dukuh atas (mengikuti peraturan yang saya tau) kalau mau ke kuningan/ragunan transit di dukuh atas. Tapi semakin lama saya perhatikan, kenapa orang2 yang seharusnya transit di dukuh atas malah sering turun di halimun tuk transit dan ganti bus trans koridor 6 di halimun.
Bukankah setau saya kalo kita transit di halimun dan naik bus koridor 6 kita akan diturunkan dulu di dukuh atas tuk mengikuti antrian di dukuh atas kalau kita tidak punya tiket berstempel halimun/latuharhari ???
Seminggu belakangan ini kalo berangkat ke kantor, selalu saya perhatikan orang2 yang sering satu bus di koridor 4 banyak yang turun dan transit di halimun, saya tetap seperti biasa transit di dukuh atas, dan ternyata hasilnya saya satu bus lagi dengan mereka yang transit lebih dulu di halimun dan sudah duduk dengan nyaman didalam bus koridor 6, sedangkan saya berdesak2an ngantri di dukuh atas dan berdiri di dalam bus yang sama dengan mereka.
Suatu hari saya mencoba transit di halimun dan karena merasa takut diturunkan di dukuh atas maka saya beli tiket lagi di halimun tuk naik bus koridor 6, tapi....ternyata.... di dukuh atas tidak ada pemeriksaan tiket dan tidak ada sistem penumpang yang tidak memiliki tiket harus mengikuti antrian lagi du dukuh atas. Saya bener2 kecewa...dan bingung...apakah kebijakan itu sudah tidak berkalu lagi ya??? atau memang petugas yang tidak lagi secara TEGAS dan KONSEKWEN menerapkan kebijakan sehingga para penumpang bisa dengan asyik & nyantai transit di halimun. jadi...sebenernya halimun atau dukuh atas ya...kalo mo transit naik bus koridor 6 ????......Duuuuhhhhh jadi binguuuung dech....
Oiya...saya juga sering mengamati di dukuh atas terkadang bus koridor 6 bablas saja tidak mengangkut penumpang dari dukuh atas, padahal didalam bus sudah ada penumpang yang naik dari halimun dan masih ada bangku yang kosong, memang seeh di belakang bus tersebut ada bus kor 6 lagi....Tapi cukup kecewa juga karna udah ngantri di dukuh atas tapi ngga dibawa, apa salahnya seeh dibawa sebagian meski di belakangnya ada bus dengan jurusan yg sama..
Kayanya ini bener2 PR tuk management Trans J dech, supaya bisa lebih maju dan memberi yang terbaik, salam revolusi dan reformasi, (3-Khe)
Post new comment