

Tgl 4 Sept 08, saya naik Busway Rute Ragunan - Halimun No. JTM 056. Setelah beberapa saat naik, terlihat supir (wanita) menerima telpon dari atasannya. Dari pembicaraan yang saya dengar (kebetulan saya berdiri tdk jauh dr kurs pengemudi), supir tsb menerima teguran dari atasannya karena supir tsb pernah berhenti agak mepet bus No. JTM 054. Si Supir protes atas teguran atasannya. Sementara dia mengemudi dengan tangan kanan, tangan yg lain (kiri) memegang HP. Coba bayangkan antara jam : 07.15-07.25 dia menerima telpon sambil menyetir dengan 1 tangan...
Kritik/Saran :
1. Apakah atasan supir tidak tahu etika/tata cara utk menegur anak buahnya yang sedang mengemudi bus...?
2. Krn sang supir menerima telpon, tentunya menimbulkan resiko dengan menyetir 1 tangan kepada keselamatan penumpang.
3. Sang Supir bahkan, sempat saya liat menangis sblm menutup telpon..
Pengelola busway, hendaknya klo mau menegur anak buah yang sedang bekerja di bus jangan lewat telpon. Tapi temui langsung face to face. Selesaikan masalahnya. Jangan bikin masalah baru di Bus.
Thanks
Rendy
Post new comment