

Saran untuk dipertimbangkan oleh Instansi Terkait.
Dengan alasan efisiensi biaya PEMDA, dan mengoptimalkan pelayanan masyarakat & maksimalisasi sarana yang sudah tersedia, saran saya jalur busway juga digunakan oleh jalur bus sekolah.
Harapannya:
- Para pelajar tidak terlantar karena sering ditolak sopir metromini / kopaja / mikrolet
- Kapasitas IDLE Jalur busway termanfaatkan dengan baik (kalau jalur busway tdk lenggang, pasti para penerobos liar berpikir ulang untuk masuk / mencuri jalur busway).
- Para pelajar tidak dibebani dg ongkos transport semahal ongkos TJ
- Hemat BBM & biaya operasi armada bus sekolah yg saat ini masih menjadi beban subsudi PEMDA.
- Investasi pembelian armada bus sekolah tidak mubazir (krn sekarang tidak beroperasi lagi)
Ga profesional amat sih, isi BBG pas Jam operasional!!!!
Hmmm, mungkin ini salah satu dari sekian alasan kenapa ada Trans Jakarta kosong tapi ga berhenti di shelter buat menaikkan penumpang............
Isi Bahan Bakar Gas!!!
Tapi ya, Sumpah dah keliatan ga Profesional banget kalau sampai ada Trans Jakarta yang isi BBG pada saat ajm operasional bus tersebut, lebih-lebih pada saat jam-jam sibuk...........
Saya bongkar ya! Sering banget tuh Trans Jakarta Warna Abu-abu nolak penumpang karena di kaca depan udah ada papan BBG, alias bus itu perlu makan dulu.........
Gimana dengan Warna Oranye dan Biru? Ga pernah kelihatan tuh! Apalagi yang warna Merah (lah ini mah masih BBM kan?)!
Klo gitu yang paling bisa bisalahkan itu menejemen nya donk???
Knapa menejemen??? Ya karena Trans Jakarta tuh ada 3 Menejemen berbeda kan (Kor1, kor2-3 dan kor4-7)?
Knapa ngisi BBG pada jam operasional sih?????
Ga yakin satu hari operasional butuh isi BBG labih dari satu kali isi.
Nih ya, sopir metro mini, kopaja, dan bus kota biasa aja isi bahan bakarnya sebelum narik.
Trans Jakarta itu kan BUs kan??? Bukan Makhluk hidup yang butuh makan lebih dari satu kali sekali!!!!!!!!!!!!
Post new comment